Postingan

OH no...!!

Gambar

Oh no...!!!

Gambar

Membunuh Pawang Hujan

Gambar
 SELAMAT!! ANDA AKAN MENEMUKAN CLUE KE EMPAT DALAM PUISI DIBAWAH INI Oleh : Argani Damar Pambudi *Pemenang Lomba Puisi Cangkang Queer Anniversary ke-5 I Negeri kami kering kerontang. Teriknya kembali nyala selama seribu tahun, Ya seribu tahun lamanya. Warganya menanti hujan turun, tapi bukan cuma para pekebun dan petani; Kami pun. Bersisian kami dobrak pintu surga, meminta hujan menjadi ujud. Tapi tak ada Penguasa Niskala di balik gerbang, Hanya para pembenci yang ongkang kaki sembari berteriak: “Hujan adalah kutukan ! Permintaan kalian bak titisan birahi! ” Kamu yang kebingungan lalu jadi bertanya: Apa yang salah jika kami sekadar ingin hidup? Lalu sebuah tampar lesat pada wa j ahmu. Membuat kuyu raut mukamu dan mata air di wajah mulai menitik. Terus begitu hingga kering pula seperti hikayat di negeri ajaib. II Ibu-ibu pulang arisan –mengocok keadilan- Wajahnya layu (laiknya rautmu!). Ada Lilith, Hawa, Hekate, Medusa , dan Dewi S...